Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Hati Dua Burung Merpati

Penghujan Kini Hilang Semoga Kemarau tak akan panjang Takdir begitu mahir mempertemukan tanpa khawatir Ia telusuri setapak tahun-tahun yang lalu sambil berserah, pasrah. Disini cerita cinta masih terpuruk Hati Dua Burung Merpati Remuk Karena Rindu Ia nyanyikan haru sakitnya Yang terbiasa dengan air mata terjatuh Ia bentangkan sayapnya, dalam gumpal awan langit biru Bersama angin yg menghembus Agar Dewi cinta melihat Dalam sinaran matahari yang sama Tapi dalam tempat yang berbeda Ia dan ia saling merasa terpuruk Karena ia, dilingkaran derita cinta Tapi ia tidak menyesal Karena menyesal adalah omong kosong Ia menyelipkan tubuh pada rumput ilalang Untuk mencari kehangatan Karena hatinya yang dingin kini tercelup dalam kesedihan Ia berlari dan terus berlari Untuk menemukan Yang sedang terlelap dalam dusta cinta Di langit biru Ia hanya berbisik dalam hati Maafkan Ia Yang telah bersandiwara Di ufuk barat Ia melihat dan mendengar tang...