Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Kata Dia

Saat terbuka dia menghayal , saat tertutup dia bermimpi , saat air mengalir dia berharap. perahu mereka telah berlayar ikuti arus ,  tapi perahu miliknya masih saja berlabuh disini , entah sampai kapan ? :| -k marinus siregar

Lubang Di Jalan Lebih Indah

Seperti pertama kali menyusuri jalan yang indah, jembatan memotong sungai dengan air mengalir deras yang jernih, pepohonan ditumbuhi bunga-bunga warna warni, rerumputan bergoyang dihembus semilir angin, dan hijau kemuning petak-petak sawah dari kejauhan. Kamu akan terpaku sama pemandangan sekitarnya.. pernahkah km menyadari sesuatu? ketika km sudah terbiasa dan setiap hari melalui jalan itu, bukan lagi pemandangan indah yang menyita perhatianmu, yang km ingat adalah letak lubang di jalan itu. Sekarang kamu sudah menghafal letaknya lubang2 dijalanan itu tapi tetap saja setiap kamu lewat, kamu selalu memperhatikan lubang2 itu lagi. Bahkan kamu menanti untuk melihat lubang itu lagi dan memastikan kendaraanmu tidak mengenainya. Apa kamu ingat dengan rasa kagum mu saat pertama kali melalui jalan itu? Aku rasa cukup dengan kata “biasa.” Seperti itu kah manusia saat menjalani sebuah hubungan..? Love at first sight aku rasa hanya untuk satu bulan. Selebihnya aku tak percaya bahwa hany...

Rahasia Hati Ini

Bagiku Reza Irfan adalah impian yang ingin aku raih. Refan demikian panggilannya. Dia adalah insan yang terlahir dengan paras rupa yang terlalu istimewa, wajar jika setiap wanita jatuh hati kepadanya. Aku pun merasa demikian.    Aku masih merenung kearah Si Ganteng Refan ketika Kuntilanak Kesiangan bernama Rima datang mengusik lamunanku. Walaupun hati kecilku menolak, aku harus rela makan siangku ditemani oleh rekan sekantorku yang tidak pernah mau berhenti berbicara itu. Seperti julukkannya, Rima mulai berkata yang bukan-bukan tentang Refan, saat ia menyadari keberadaan pujaan hatiku itu disalah satu sudut CafĂ© Cinta. “Rin, aku heran banget deh sama Refan, segitu kerennya kok masih single-mingle aja ya?” Usik Rima kepadaku. “Mungkin dia belum nemuin cewek idamannya kali!” Kataku sekenanya saja. “Kurang cantik apanya sih aku ini, Rin? Lagian cewek di kantor kita, sudah banyak banget lho yang direject sama dia. Kalo aku rasa sih, Refan itu udah mati ras...