Langsung ke konten utama

Wanita Itu

Pagi ini dalam perjalanan menuju kampus. Aku bukan baru sekali ngeliatnya, wanita itu menggandeng anaknya, sudah berkali-kali, bahkan sewaktu aku masih duduk di bangku SMA.
Aku kaget sewaktu ia melintas di depanku, menyebrang jalan. setengah menyeret anaknya yang terpincang-pincang tak bisa mengimbangi langkah ibunya. tp dia kan memang pincang? kepalanya botak bersih tanpa rambut sedikitpun, kulitnya pucat bersih. anaknya yang pertama memang mengalami keterbelakangan mental, dan hal itu juga mempengaruhi perilakunya. Dulu kalau aku berangkat sekolah jalan kaki, aku kerap berpapasan dengan wanita itu bersama anaknya yang kedua, dari baju yang dikenakan anak itu aku tau ia mengantarkannya ke sekolah Tk. ia ibu yang bertanggung jawab kan? aku juga tau ia bukan orang yang sombong, terbukti ia selalu membalas senyum ku tiap kali kami berpapasan. aku juga tau ia wanita yang tangguh, bisa kita bayangkan, ia single parent dengan dua orang anak yang masih dibawah umur, salah satu diantaranya berkebutuhan khusu.
ku lirik kaca sepion, lalu mengamati.. aku juga tau ia wanita yang kuat, pernah aku dengar perjalanan cintanya yang.. Ahhh!! entah siapa yang kuat ada diposisinya? bahkan ia pun tidak!!! -_-
tamparan mungkin menjadi perona pipi paling anti badai diwajahnya. suara nyaring makian dari sang suami adalah irama merdu tiap harinya, dan malam-malamnya hanya menjadi pemuas napsu ..siapa kira ia bahkan tak pernah dinafkahi. memang sah menurut agama, tapi bukankah kekerasan mengharamkannya. ia mengakhiri hubungannya dengan lelaki itu, bercerai.. ia tak perlu lagi menengok kanan kiri dan merasakan perih. kini ia bisa melangkah dengan ringan, membunuh rasa takut akan hidup tanpa seorang laki-laki telah ia buktikan. dengan tangannya sendiri ia mengurusi kedua anaknya. walau ia terkadang merasa rapuh. .
Cinta? datangnya tak dikira. seperti hidup, kita tidak tau apa yang akan terjadi esok.. setelah sekian lama ada seorang laki-laki yang selalu setia mengatar jemput anak2 wanita itu kesekolah, bahkan mengajaknya jalan2. dan setelah beberapa hari dari kemunculan lelaki itu seketika hidup mereka mulai berwarna lagi. sang wanita mulai menaruh simpatiknya. hari demi hari dilaluinya bersama, seperti sebuah keluarga yang utuh. entah darimana asal usul lelaki itu, yang ia tau, lelaki itu selalu ada bersamanya. selalu ada untuknya saat itu. dan alasan paling tepat yang membatnya tidak bisa memungkir adalah ia memang membutuhkan sesosok laki2 sebagai pelindung. mereka selalu berbagi atau lebih tepatnya mungkin membagi semua yang ia punya untuk lelaki itu. semuanya! uang dan kepuasan. waktu terus berjalan tanpa pernah mau tau. tiap kali lelaki itu telah 'berbagi' kemudian lenyap.
aku mengingat-ngingat lagi.. mencoba menerka-nerka raut wajah wanita itu, yaa sekarang nampak linglung tapi tetap ada kekutan yang membuat sorot matanya tak mau terikat kelinglungan itu. dua kali diperbudak cintanya sendiri. tukang ojek beristri dan beranak 3 itu tak pernah lagi menjadi warna2 indah diharinya. bahkan ia telah menjadi pupuk terbaik benih2 kekuatanya.. hmmmm... aku sampai diparkiran kampus ku..memasuki kelas fonologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cantik itu Luka

When reading, we don't fall in love with the characters' appearance. we fall in love with their words, their thoughts, and their hearts. we fall in love with their souls. Semua wanita ingin cantik. Itu adalah keinginan yang paling sederhana di dunia ini bagi seorang wanita. Barulah kemudian, impian kedua mereka adalah menjadi seorang pengantin. Memang terlihat sederhana walau sebenarnya untuk mendapatkan hal itu melalui serangkaian hal yang rumit. Nah, kerumitan inilah yang bikin wanita memiliki julukan sebagai “mahkluk paling ribet”.  Telah dua puluh tahun berlalu sejak kematiannya, ketika Dewi Ayu bangkit dari kuburnya dan berjalan kembali menuju rumah yang dahulu dihuninya bersama Roshina, tempat dimana ia meninggalkan anak terakhirnya yang ia tinggal mati atas kehendaknya sendiri. Dewi Ayu memang menginginkan kematian, sampai-sampai ia sengaja berbaring terlentang berbalutkan kain kafan untuk menunggu waktu kematiannya, dan sepertinya pemilik alam semesta m...

Gara-Gara Ojek online

Guys,   Kamu jangan pernah ngeremehin kebaikan km sekecil apa pun.   Karena sekecil apa pun kebaikan km pasti bermanfaat buat orang lain.   Beberapa waktu yg lalu di stasiun, saya pernah disamperin sama seorang cewek. Dia minta tolong ke saya buat mesenin kendaraan online kerena hp nya kehabisan batere. Waktu itu yg ada di pikiran saya cuma, ya kasihan, udah malem, sendirian, perempuan, sedikit gerimis, dan dia mau pulang.   Langsung saya pesenin dan ngk lama langsung dapet driver.   Dia keliatan seneng dan bisa pulang. Bukannya saya nginget-nginget kebaikan saya sendiri ya, tp intinya kalo baik ya nggak usah mikir dua kali. Karena km nggak pernah tau kapan km ada di posisi yang mungkin perlu bantuan orang lain. Tp waktu km nggak dapetin sesuai sama apa yg udah km lakuin, km juga tetep harus baik. Intinya ambil yang baik-baiknya aja.  Because you are better than you think. Jadi pas km ngerasain hal yg nggak baik, km bakalan senyum-senyum aja....